Malaikaat sunyi, menyapa keheningan di pagi buta
merentang sayap jibril, menutup pintu tabir senyumku
berkelebat sosok tanpa bayangan, menyeringai sinar putih
terpejam mataku
merinding itu jibril, itu jibril..teriaku pada kehingan
malaikat jibril telah turun ke bumi, mau membumikan wahyukah?? Jibril, penduduk kota masih terlelap, terbuai zaman di Negeri mimpi.
malaikat sunyi, menyapa keheningan dipagi buta ketika kerak bumi telah jatuh berguncang membangunkan seisi kota
Tuhan, engkau telah melihatkan kekuasaan-Mu
Aku terbengong, air laut telah menyapu daratan, membersihkan bumi, memandikan manusia dari segala kotoran untuk sebuah perjalanan..
'' ..menuju ke Rab-Mu untuk sebuah keabadian"
Catatan : puisi dibuat pada 27 Des 2005 untuk mengenang musibah tsunami di DI Aceh